Jumat, 30 September 2011

Pemerkosaan di angkot

Akhir-akhir ini kasus pemerkosaan di angkutan kota banyak terjadi. Kasus seperti itu dinilai sebagai bentuk teror baru bagi masyarakat khususnya bagi perempuan.

“Kejadian perkosaan di angkot harus diselidiki tuntas, karena ganjil dan patut dicurigai bentuk baru teror kepada masyarakat,” kata anggota Komisi III DPR Eva Sundari, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2011).

Menurut Eva, kejadian ini harus menjadi evaluasi bagi Polri. Perlu dicari mengapa kejahatan semakin brutal. Sehingga Polri bersama-sama masyarakat mencari solusinya.

“Pada dasarnya, rasa aman adalah hak semua WNI. Kewajiban negara untuk memenuhi hak-hak tersebut. Kejadian ini merupakan dampak reformasi Polri yang tidak sejalan dengan paradigma baru Polri,” kritik politisi PDIP ini.

Untuk itu, lanjut Eva, perlu diintegrasikan program kebijakan umum (community policing) ke dalam kebijakan Polri. Ia pun menegaskan kedepannya kesatuan di polsek-polsek harus diperkuat dan bukan hanya di Mabes Polri saja.
from : Febrina Ayu Scottiati - detikNews

Sabtu, 14 Mei 2011

Pertamax Naik mulai pukul 00.00 15 -05 -2011



Jakarta - Mulai hari ini, Minggu 15 Mei 2011, harga BBM Non-subsidi khususnya Pertamax dan Pertamax Plus bakal naik menjadi Rp 9.250 per liter, sedangkan Pertamax Plus Rp 9.550 per liter.

Hal ini diutarakan Eri Purnomohadi, selaku Ketua Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) ketika dikonfirmasi detikFinance, Jakarta (14/5/2011).

"Iya, kelihatannya sih naik," singkatnya.

Eri melanjutkan, kabar kenaikan bahan bakar beroktan di atas 90 ini belum secara menyeluruh diberitahukan kepada SPBU-SPBU. "Secara resmi sih belum, tapi katanya sih naik," lanjut Eri.


Seperti diketahui, harga Pertamax Cs mengikuti acuan harga minyak dunia. Pertamina selaku penyedia BBM tersebut selalu mengkoreksi harganya setiap dua minggu sekali. Manakala harga minyak dunia naik, maka Pertamax Cs ikut terkoreksi naik dan demikian sebaliknya.

Adapun, dari beberapa bulan sebelumnya harga Pertamax Cs terus mengalami tren kenaikan. Sejak awal tahun Pertamax menyentuh angka Rp 7.500/liter. Harga terus melonjak naik setiap bulannya hingga semenjak Mei lalu sudah menyentuh Rp 9.050/liter.

Kangen jadi anak kecil

Kangen jadi anak kecil itulah harapan saya andai saja saya bisa jadi anak kecil lagi,jadi anak kecil pasti hidup tanpa masalah!tanpa beban! yang ada di otak hanyalah bermain, bermain dan bermain..Tapi apa mau dikata,waktu tidak bisa diputar lagi,keadaan sekarang saya lebih menemui yang namanya masalah dalam hidup tapi saya tetap bersyukur.

Memang diwaktu masih anak kecil kita hanya bisa meminta dan mengharapkan bantuan dari orang lain,karena anak kecil tidak bisa ngapa-ngapain,mau makan pasti disuapin sama bunda,mau mandi pasti dimandiin sama bunda,mau bermain pasti diajak main sama ayah,semuanya serba ketergantungan sama orang tua.

Justru itulah perbedaan dari anak kecil dan orang dewasa,disaat sekarang,saya harus mencari kehidupan saya sendiri tidak lagi terlalu bergantung sama orang tua kita,mau makan pasti sendiri,mau mandi pasti sendiri,kekampus pasti sendiri,dan mencari pacar harus sendiri juga dong,hahahaha.

Saya sadar karena orang tua kita tidak selamanya dapat membiayai dan menjaga kita,jadi kita harus semangat dan tidak menyakiti hari dari orang tua kita.LIFE is HARD & DON'T GIVE UP BRO!!!!!!!!!

Hidup di zaman teknologi

Teknologi, kini berkembang sangat pesat. Dan tak ada satupun manusia yang sama sekali tidak bersentuhan dengan teknologi. Mulai dari anak-anak, hingga yang sudah memiliki cucu, semuanya pasti pernah merasakan teknologi. TV, komputer, hp, hingga internet, itu semua merupakan produk dari teknologi. Tanpa teknologi, mungkin dunia ini terasa hampa.

Jika Prof. Dr. Sartono Kartodirdo mengatakan “Orang Yang Tidak Mengenal Sejarah, adalah orang gila”, maka saya berkata “Orang yang tak mengenal teknologi, adalah orang yang buta”. Buta disini dalam artian tidak mengenal informasi, karena teknologi dan informasi adalah satu kesatuan. Anggapan saya :

” Tanpa teknologi, informasi tidak berarti. Tanpa informasi, teknologi adalah kosong “

Lalu, apa kaitannya dengan sains? Anda tahu Thomas Alva Edison? (Penemu Bola Lampu) atau Alexander Graham Bell? (Penemu Telepon) Apakah anda tahu, kenapa banyak sekali penemuan di zaman mereka? Saya berani mengatakan, peluang sains di zaman mereka jauh lebih besar, dibanding peluang sains zaman ini.

Sekarang saya ingin bertanya, taukah anda tentang Bill Gates? (Pendiri Microsoft) atau Larry Page dan Sergey Brin? (Pendiri Google) Dan semacamnya. Mungkin saya bisa menyebut mereka, ilmuan di zaman ini. Dan realitanya sampai saat ini, mereka masih hidup dan masih dapat menikmati kesuksesan mereka.

Namun, mereka semua masih awal dari peradaban teknologi saat ini. Peluang teknologi zaman ini, sama besarnya dengan peluang sains zaman Albert Einstein. Seperti yang pernah dikatakan Larry Page dan Sergey Brin, “Kami hanyalah sebuah contoh”

Manfaat dan dampak teknologi

Teknologi merupakan sarana untuk pemecahan suatu masalah yang terlihat lama untuk diselesaikan sehingga masalah tersebut bisa di pecahkan dengan cepat, mudah dan sesuai logika. Dan menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) berkaitan erat dengan sains (science) dan perekayasaan (engineering). Dengan kata lain, teknologi mengandung dua dimensi, yaitu science dan engineering yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya . Dan teknologi sendiri telah berkembang pesat diberbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti ,teknologi dibidang astronomi, sains, kompuer, gadget, robot, dan lain sebagainya. dan Dari tahun ke tahun dunia teknologi semakin berkembang dengan sangat pesat dan menjadi salah satu ilmu pengetahuan yang paling ingin dipelajari dan dipahami oleh setiap manusia, sehingga apa yang disebut dengan teknologi tersebut seakan tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Karena hampir sebagian besar unsur-unsur pemecahan masalah didunia ini tidak akan lepas dari apa itu yang namanya Teknologi.

a. Dampak Positif
Manfaat Teknologi dari tahun-ketahun telah menunjukan suatu hal yang sanga besar dan hal itu sangat membantu aktivitas dan pekerjaan yang dilakuka oleh manusia sehingga mempercepat, mempermudah, dan menghemat waktu pekerjaan. Sebagian kecil contohnya yaitu :
1. Mengirim Surat emnggunakan Email
2. Mengendarai Kendaraan
3. Telepon genggan ataupun handphone
4. Suatuhal yang susah menjadi mudah
Dari sebagian contoh diatas terlihat bahawa begitu mudah hidup ini bila didampingi deng teknologi dan sekarang teknologi telah menjadi gaya hidup manusia. Karena zaman telah berubah tanpa teknologi manusia tidak akan bisa berkembang menemukan hal-hal yang baru dan lain sebagainya. Namu pernahkan kita berfikir apabila teknologi yang semakin maju apa yang akan terjadi dengan peradaban manusia..??
eknologi merupakan sarana untuk pemecahan suatu masalah yang terlihat lama untuk diselesaikan sehingga masalah tersebut bisa di pecahkan dengan cepat, mudah dan sesuai logika. Dan menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) berkaitan erat dengan sains (science) dan perekayasaan (engineering). Dengan kata lain, teknologi mengandung dua dimensi, yaitu science dan engineering yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya . Dan teknologi sendiri telah berkembang pesat diberbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti ,teknologi dibidang astronomi, sains, kompuer, gadget, robot, dan lain sebagainya. dan Dari tahun ke tahun dunia teknologi semakin berkembang dengan sangat pesat dan menjadi salah satu ilmu pengetahuan yang paling ingin dipelajari dan dipahami oleh setiap manusia, sehingga apa yang disebut dengan teknologi tersebut seakan tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Karena hampir sebagian besar unsur-unsur pemecahan masalah didunia ini tidak akan lepas dari apa itu yang namanya Teknologi.

b. Dampak Negatif
Teknologi semakin maju dari tahun-ketahun dan sudah banyak manfaatnya yang digunakan namun banyak pula yang menjadi korban dari teknologi yang dikembangkn sendiri dari manusaia. Karena teknologi manusia bisa saling menghancurkan, sehingga yang dipikiran hanyalah apabila siapa yang menguasai teknologi dialah yang berkuasa. Sebagian contonya yaitu pengembangan proyek nuklir, pengembangan senjata-senjata pemusna masal dan lain sebagainya. Karena itulah manusia yang menciptakan teknologi dan manusia pula yang mati karena teknologi.

Ini Tentang Kebersamaan

Ni bukan hanya tentang perasaan atau sesuatu yang kita berdua namakan cinta.
Semua yang akan kita bahas adalah semua tentang hidup.
Aku dan kau bukan sebuah takdir melainkan sebuah perjuangan.
Kita berdua bukan ditakdirkan bersama tetapi harus berjuang untuk bisa bersama.

Ini bukan hanya tentang cinta. Ini lebih dari sekedar sebuah perasaan.
Aku berulang kali menekankannya karena kamu terus berpikir bahwa semua yang ada di dalam kepalaku adalah cinta.
Ya, aku terus mencintaimu dan mengharapkanmu.
Tapi aku mulai berhenti berkhayal. Khayalan ini terlalui tinggi karena aku dan kamu tidak bisa berjuang untuk mencapai suatu kebersamaan.

Entah mengapa kau dan aku berpikir kita bisa melakukannya.
Terasa tidak masuk akal mengingat aku sangat membencimu saat ini.
Alasan itu hanya satu, hatimu tertutup oleh otakmu.
Kau cerdas dalam berbagai hal namun hatimu tidak bisa merasakan kepekaan.

Sekarang kau tahu aku berbicara soal kebersamaan. Bukan siapa-siapa, tapi kita.
Aku hanya sedikit memberimu penjelasan bahwa aku bisa mencintaimu sekaligus mencintaimu, tapi tidak akan bisa bersamamu.
Akan lebih mudah memang, jika kita mencintai orang yang bersama kita.
Hanya saja, akan menjadi sesuatu yang luar biasa apabila kau bisa bersama orang yang kau cintai.

Sayang sekali kita bukan lambang kebersamaan.
Sebenarnya, aku tidak bisa bilang itu ‘kita’, karena akan lebih cocok jika itu diganti ‘aku’.
Aku sadar selama hidupku aku belum bisa bersama orang yang aku cintai. Dan itu dirimu.

NII Tamparan bagi NKRI dan Islam

MALANG, KOMPAS.com — Munculnya kembali gerakan Negara Islam Indonesia (NII) adalah tamparan keras bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Islam. Kalau pemerintah dan ulama tidak segera mengusut tuntas munculnya NII, bukan tidak mungkin Indonesia yang berazsaskan Pancasila akan berubah menjadi negara Islam.

Demikian disampaikan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya Prof DR Nur Syam seusai menghadiri kuliah tamu di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Malang, Selasa (10/5/2011).

Menurut Nur Syam, pemerintah dan juga para ulama, terutama ulama dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU), harus menyadari bahwa munculnya kembali NII di Indonesia itu adalah tamparan keras yang membahayakan bagi ideologi NKRI.

Melihat kondisi demikian, kata Nur Syam, pemerintah dan ulama harus secara aktif melakukan penelitian, seperti apa gerakan NII di Indonesia.

"Misalnya, pemerintah tidak hanya melakukan pendekatan secara formal kepada masyarakat, tetapi langsung terjun ke arus bawah dan menyatakan bahwa NII itu adalah gerakan yang akan merusak ideologi NKRI," katanya.

Menurut Nur Syam, ulama harus secara aktif terjun ke masyarakat melakukan pemberdayaan dan meluruskan kepercayaan masyarakat soal agama sesuai dengan ajarannya. "Ulama jangan hanya berpangku tangan, tidak turun langsung ke masyarakat, tetapi harus aktif mendidik masyarakat di forum-forum," ujarnya.

Lebih lanjut Nur Syam mengatakan, kampus perguruan tinggi negeri dan swasta di Indoensia sudah tidak steril lagi. "Semuanya sudah kena virus NII. Hampir semua kampus yang ada di Indonesia. Mengapa demikian, karena gerakan NII itu sudah dibiarkan sejak dulu dan kini sudah mengental di pikiran banyak mahasiswa," katanya.

Pemerintah dan ulama jangan menganggap enteng munculnya NII. Pemerintah dan terutama para ulama harus sudah melakukan gerakan secara kultural, yang meluruskan soal ideologi negara dan Islam," ujarnya.

Pemerintah pun dalam mengusut gerakan NII itu harus tegas. Jangan anggap gerakan NII itu tidak berbahaya. "Ulama juga harus serius dan berkomitmen untuk memberantas NII di Indoensia. Itu harapan saya kepada pemerintah sekarang," kata Nur Syam.