Seorang ilmuwan Sungkyunkwan University, Seoul, Korea Selatan, yang bernama Dr. Sang-Woo Kim telah meneliti dan saat ini telah mengembangkan Teknologi terbaru yang memungkinkan pengguna ponsel mengisi ulang baterai ponselnya hanya dengan menggunakan kekuatan suara. Teknologi terbaru ini bisa memanfaatkan energi berlebih dari suara yang dihasilkan seseorang ketika berbicara di ponsel mereka. Dan suara yang mereka keluarkan ketika berbicara dengan orang yang mereka hubungi tersebut secara otomatis akan mengisi baterai ponsel yang mereka gunakan.
Kita sering mengabaikan suara yang selalu hadir dalam lingkungan dan kehidupan sehari-hari yang merupakan salah satu sumber energi. Ini pula yang memotivasi si peneliti ingin menghasilkan sebuah sumber daya dengan mengubah energi suara dari pembicaraan seseorang, musik ataupun suara-suara disekitar menjadi energi listrik.
Energi suara bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk memungkinkan ponsel untuk dicharge di tengah percakapan serta menerima suara dari kendaraan yang berjalan dan mengubahnya menjadi energi listrik.
Berdasarkan penelitian, campuran zinc oxide di antara dua elektroda mampu menghasilkan energi ketika digetarkan oleh suara-suara sekitar. Penelitian ini mampu mengubah suara lalulintas yang bising menjadi energi listrik sebesar 50 milivolt.
Artinya, konsep dari Dr. Kim ternyata bisa dibuktikan. Kini, penelitinya harus melakukan sejumlah upgrade untuk mengkomersilkan produk ini. Karena saat ini, target penelitian lanjutan adalah meningkatkan komposisi zinc oxide di antara dua elektroda guna menghasilkan lebih banyak listrik dari energi suara yang lebih kecil.
Sabtu, 14 Mei 2011
Kamis, 12 Mei 2011
Menyibukkan diri di saat putus cinta
Memang cinta itu indah,tapi menurut gue,Indahnya hanya di awal saja (<<--mirip lagu yaa,hehe)sekarang gue merasakan yang namanya putus cinta,daripada gue galau n sakit hati berlarut-larut mending gue mencari kesibukkan sendiri,misalnya gue sekarang menyibukkan diri dengan bersepeda baik on road,off road maupun Nite ride,menurut gue sepeda adalah pacar gue yang ga pernah nyakitin gue,disaat gue kesepian pasti gw langsung sepedaan baik siang maupun malam,walaupun kulit jadi item,gue merasakan kesenangan tersendiri pada saat gowes,makasih yaa buat sepeda yang bisa menemani ku pada saat susah n senang....
Sabtu, 12 Maret 2011
Perbedaan Teman dan Sahabat
Teman dan sahabat itu berbeda...
Kenapa?
Teman adalah orang yang dekat sama kita.Baik sama kita,tapi kita gak punya hubungan emosi dengan dia.Gak pernah curhat atau cerita-cerita sama dia tentang hal-hal yang bersifat pribadi
SEDANGKAN
Sahabat adalah orang yang menyayangi kita,begitu pula sebaliknya.Kita dan dia itu punya hubungan emosi yang kuat.Orang pertama yang akan memeluk kita saat ada masalah.Yang mengerti kita.Yang akan mengetahui rahasia kita yang terkecil.Yang tahu segala kekurangan dan kelemahan kita.Tapi tetap menyayangi kita...
Bagiku SAHABAT adalah
Orang yang kusayangi.
Orang yang akan aku cari saat aku ada masaalh.
Orang yang akan kuteteskan airmata apabila bila terluka.
Orang yang akan selalu saya beri senyuman,walaupun saya ada masalh.
Orang yang dapat membuat saya tertawa,walaupun saya lagi sedih.
Orang yang akan saya tangisi kepergiannya.
Orang yang akan saya datangi saat dia lagi ada masalah.
Orang yang s'lalu mengisi kehidupan saya setiap harinya.
Orang yang merangkul saya,meskipun seburuk apapun saya..
Kenapa?
Teman adalah orang yang dekat sama kita.Baik sama kita,tapi kita gak punya hubungan emosi dengan dia.Gak pernah curhat atau cerita-cerita sama dia tentang hal-hal yang bersifat pribadi
SEDANGKAN
Sahabat adalah orang yang menyayangi kita,begitu pula sebaliknya.Kita dan dia itu punya hubungan emosi yang kuat.Orang pertama yang akan memeluk kita saat ada masalah.Yang mengerti kita.Yang akan mengetahui rahasia kita yang terkecil.Yang tahu segala kekurangan dan kelemahan kita.Tapi tetap menyayangi kita...
Bagiku SAHABAT adalah
Orang yang kusayangi.
Orang yang akan aku cari saat aku ada masaalh.
Orang yang akan kuteteskan airmata apabila bila terluka.
Orang yang akan selalu saya beri senyuman,walaupun saya ada masalh.
Orang yang dapat membuat saya tertawa,walaupun saya lagi sedih.
Orang yang akan saya tangisi kepergiannya.
Orang yang akan saya datangi saat dia lagi ada masalah.
Orang yang s'lalu mengisi kehidupan saya setiap harinya.
Orang yang merangkul saya,meskipun seburuk apapun saya..
Hidup kita diibaratkan sebuah perahu
Hidup kita diibaratkan sebuah perahu, yang terbuat dari kayu terbaik, dilengkapi dengan alat-alat komunikasi yang lengkap, layar yang gagah dan dengan kompas penunjuk arah. Nah, demikian juga diri kita diciptakan dengan sangat baik oleh Allah, dilengkapi dengan bakat, talenta serta kemampuan yang luar biasa oleh Allah dan diberi hati nurani dan akal budi serta kebebasan untuk menjalani perahu kehidupan kita secara baik dan benar. Kesejatian hidup kita adalah berlayar mengarungi samudra, menembus badai, menghalau gelombang dan menemukan pantai harapan kebahagiaan kita dan keselamatan hidup abadi.
Namun sehebat apapun perahu, yang dbuat dari kayu yang bermutu tinggi, dilengkapi layar yang bagus dan peralatan yang canggih, tidak ada gunanya bila hanya di tambat di dermaga. Artinya, kita sudah diberi akal budi/otak, hati nurani, kemampuan, talenta yang khas oleh Tuhan bagi setiap orang, tapi itu tidak pernah dikembangkan, diberdayakan, malas untuk melakukan sesuatu, dan tidak menggunakannya dengan baik untuk kebahagaiaan diri dan sesama, maka kita seperti perahu yang ditambat, tidak bisa berkembang, jalan di tempat. Dermaga adalah tempat Anda memulai hidup Anda, dan bisa juga diartikan sebagai masa lalu Anda. Tali penambat itu adalah kemalasan, ketakutan, dan penyesalan Anda, kecemasan-kecemasan, kekecewaan-kekecewaan, luka-luka batin yang belum disembuhkan, yang sering menghambat kita untuk memulai melakukan sesuatu dan berjuang untuk keluar dari masa lalu kita.
Saudara-saudariku, jangan buang waktu dan energi untuk selalu memikirkan masa lalu Anda, kekuatiran hidup Anda. Jangan menyia-nyiakan segala kemampuan, kesempatan yang telah dianugerahkan oleh Tuhan. Lepaskan tali kemalasan Anda, lepaskan ikatan kekuatiran dan ketakutan yang membelenggu Anda, lepaskan segala pikiran-pikiran yang menghambat Anda untuk maju. Jangan biarkan diri Anda tertambat dalam kecemasan, kekuatiran dan penyesalan masa lalu Anda. Berlayarlah, lakukan sesuatu yang berguna bagi hidup Anda dan keluarga Anda, serta apa yang Anda impikan dalam hidup ini. Aktifkanlah segala kemampuan dan talenta dalam diri Anda, gunakanlah segala potensi diri dan bantuan orang-orang di sekitar Anda dan ciptakanlah segala yang baik dalam hidup Anda demi kebahagiaan Anda dan sesama.
Ingat bahwa, yang memisahkan perahu dan pantai impian Anda, adalah angin badai, gelombang dan batu karang. Yang memisahkan Anda dengan kebahagiaan dan keselamatan adalah tantangan, cobaan/godaan yang Anda hadapi dalam hidup ini, masalah-masalah yang selalu menggerogoti pikiran Anda, tawaran-tawaran duniawi yang bisa memisahkan Anda dari Sang Tujuan hidup Anda. Sebenarnya, di sinilah kemampuan, martabat/harga diri dan kesejatian hidup Anda diuji oleh Tuhan. Hakekat perahu adalah terus berlayar menembus rintangan mencapai pulau yang dituju. Dan hakekat hidup kita adalah berkarya, dan melakukan kebaikan agar kita bisa menemukan kebahagiaan. Jangan lupa sertakan Tuhan selalu dalam pelayaran hidup Anda, karena bersama DIA, dan melalui DIA, kita akan mendapat pertolongan, diarahkan pada yang tujuan yag benar, serta dibawa kepada jalan kebahagiaan dan keselamatan. Tuhan mencintai Anda dan DIA mau agar Anda mengembangkan diri Anda secara baik demi kehabagiaan hidup Anda dan sesama. Cintailah dan hargailah hidup Anda.
Namun sehebat apapun perahu, yang dbuat dari kayu yang bermutu tinggi, dilengkapi layar yang bagus dan peralatan yang canggih, tidak ada gunanya bila hanya di tambat di dermaga. Artinya, kita sudah diberi akal budi/otak, hati nurani, kemampuan, talenta yang khas oleh Tuhan bagi setiap orang, tapi itu tidak pernah dikembangkan, diberdayakan, malas untuk melakukan sesuatu, dan tidak menggunakannya dengan baik untuk kebahagaiaan diri dan sesama, maka kita seperti perahu yang ditambat, tidak bisa berkembang, jalan di tempat. Dermaga adalah tempat Anda memulai hidup Anda, dan bisa juga diartikan sebagai masa lalu Anda. Tali penambat itu adalah kemalasan, ketakutan, dan penyesalan Anda, kecemasan-kecemasan, kekecewaan-kekecewaan, luka-luka batin yang belum disembuhkan, yang sering menghambat kita untuk memulai melakukan sesuatu dan berjuang untuk keluar dari masa lalu kita.
Saudara-saudariku, jangan buang waktu dan energi untuk selalu memikirkan masa lalu Anda, kekuatiran hidup Anda. Jangan menyia-nyiakan segala kemampuan, kesempatan yang telah dianugerahkan oleh Tuhan. Lepaskan tali kemalasan Anda, lepaskan ikatan kekuatiran dan ketakutan yang membelenggu Anda, lepaskan segala pikiran-pikiran yang menghambat Anda untuk maju. Jangan biarkan diri Anda tertambat dalam kecemasan, kekuatiran dan penyesalan masa lalu Anda. Berlayarlah, lakukan sesuatu yang berguna bagi hidup Anda dan keluarga Anda, serta apa yang Anda impikan dalam hidup ini. Aktifkanlah segala kemampuan dan talenta dalam diri Anda, gunakanlah segala potensi diri dan bantuan orang-orang di sekitar Anda dan ciptakanlah segala yang baik dalam hidup Anda demi kebahagiaan Anda dan sesama.
Ingat bahwa, yang memisahkan perahu dan pantai impian Anda, adalah angin badai, gelombang dan batu karang. Yang memisahkan Anda dengan kebahagiaan dan keselamatan adalah tantangan, cobaan/godaan yang Anda hadapi dalam hidup ini, masalah-masalah yang selalu menggerogoti pikiran Anda, tawaran-tawaran duniawi yang bisa memisahkan Anda dari Sang Tujuan hidup Anda. Sebenarnya, di sinilah kemampuan, martabat/harga diri dan kesejatian hidup Anda diuji oleh Tuhan. Hakekat perahu adalah terus berlayar menembus rintangan mencapai pulau yang dituju. Dan hakekat hidup kita adalah berkarya, dan melakukan kebaikan agar kita bisa menemukan kebahagiaan. Jangan lupa sertakan Tuhan selalu dalam pelayaran hidup Anda, karena bersama DIA, dan melalui DIA, kita akan mendapat pertolongan, diarahkan pada yang tujuan yag benar, serta dibawa kepada jalan kebahagiaan dan keselamatan. Tuhan mencintai Anda dan DIA mau agar Anda mengembangkan diri Anda secara baik demi kehabagiaan hidup Anda dan sesama. Cintailah dan hargailah hidup Anda.
Tips Sukses Dalam Bekerja
Sukses, banyak orang yang menginginkan untuk menjadikan hidupnya menjadi seperti itu, sukses. Sukses dalam berbagai bidang; sukses dalam asmara, sukses dalam studi/sekolah, atau sukses dalam mengejar karir/bekerja. Tapi bagaimana menjadi sukses itu? sukses merupakan suatu proses untuk mencapai tujuan yang kita inginkan dan sukses bukan merupakan akhir dari proses karena sukses merupakan awal dari proses sebelumnya.
Sukses adalah dambaan setiap orang, dan berikut ini beberapa tips untuk sukses dalam bekerja. Dalam dunia kerja, seperti halnya pada pertandingan sepak bola/olah raga, dimana mengenal kompetisi atau persaingan untuk mencapai kesuksesan dalam berkarir. Berikut ini beberapa tips yang mungkin berguna untuk meraih sukses dalam bekerja.
1. Selalu bersikap dan berfikir dalam positive thinking dan optimis
2. Menjalin kerjasama yang baik dengan rekan kerja lainnya
3. Bersikaplah “dewasa” dengan mengakui kesalahan jika hal itu memang kesalahan dari kita tanpa menyalahkan pihak/orang lain.
4. Pahami aturan-aturan tertulis maupun tak tertulis dalam perusahaan kita bekerja, sebelum berkompetisi mencapai target karir tertentu
5. Kembangkan terus sikap bertoleransi dan saling menghormati rekan kerja.
6. Meskipun ada perbedaan dengan rekan kerja, tetap hargai mereka meskipun hal itu merupakan kelemahan dan kekuatan mereka.
7. Ciptakan suasana dan kondisi yang rapi didalam tempat kerja agar bisa lebih konsentrasi
8. Buatlah prioritas dalam setiap tindakan/proses
9. Jangan pernah ragu-ragu didalam membantu rekan kerja ketika mereka mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas
10. Jangan pernah iri/dengki hati ketika rekan kerja meraih kesuksesan tetapi jadikan sebagai pemicu untuk lebih berusaha dalam mencapai sukses
11. Disiplin, seperti pada point ke delapan, rencana dan pengaturan waktu sesuai yang di jadualkan
12. Ketika mengalami kegagalan, intropeksi diri dan selalu optimis untuk mencapai kesuksesan dimasa depan.
Sukses adalah dambaan setiap orang, dan berikut ini beberapa tips untuk sukses dalam bekerja. Dalam dunia kerja, seperti halnya pada pertandingan sepak bola/olah raga, dimana mengenal kompetisi atau persaingan untuk mencapai kesuksesan dalam berkarir. Berikut ini beberapa tips yang mungkin berguna untuk meraih sukses dalam bekerja.
1. Selalu bersikap dan berfikir dalam positive thinking dan optimis
2. Menjalin kerjasama yang baik dengan rekan kerja lainnya
3. Bersikaplah “dewasa” dengan mengakui kesalahan jika hal itu memang kesalahan dari kita tanpa menyalahkan pihak/orang lain.
4. Pahami aturan-aturan tertulis maupun tak tertulis dalam perusahaan kita bekerja, sebelum berkompetisi mencapai target karir tertentu
5. Kembangkan terus sikap bertoleransi dan saling menghormati rekan kerja.
6. Meskipun ada perbedaan dengan rekan kerja, tetap hargai mereka meskipun hal itu merupakan kelemahan dan kekuatan mereka.
7. Ciptakan suasana dan kondisi yang rapi didalam tempat kerja agar bisa lebih konsentrasi
8. Buatlah prioritas dalam setiap tindakan/proses
9. Jangan pernah ragu-ragu didalam membantu rekan kerja ketika mereka mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas
10. Jangan pernah iri/dengki hati ketika rekan kerja meraih kesuksesan tetapi jadikan sebagai pemicu untuk lebih berusaha dalam mencapai sukses
11. Disiplin, seperti pada point ke delapan, rencana dan pengaturan waktu sesuai yang di jadualkan
12. Ketika mengalami kegagalan, intropeksi diri dan selalu optimis untuk mencapai kesuksesan dimasa depan.
Tiga Tips untuk Menghindari Kemalasan
1.Ganti “Kapan Selesainya” dengan “Saya Mulai Sekarang”
dengan memulai sekarang maka akan terwujud selesainya pekerjaan..
dari pada memikirkn kapan selesainya maka akan menjadikn munculnya rasa malas..
2.Ganti “Saya Harus” dengan “Saya Ingin”
dengan kata harus maka kita akan lebih terbebani dengan pekerjaan kita..
mengganti dengan kata ingin akan membuat kita lebih bersemangat mengerjakannya karena memang keinginan kita..
3.Kita Bukan Manusia Sempurna
dengan berpikir bahwa kita bukan manusia semprna akan lebih membuat kita tidak terlalu terbebani untuk menyelesaikan pkerjaan yang harus benar tanpa ada kesalahan yangg justru membuat kita terbebani..
kita bukan manusia sempurna.maka kerjakan pekerjaan kita dan perbaiki jika memang ada kesalahan..
Saya harap tulisan ini berguna. Kemalasan merupakan sesuatu yang normal dalam hidup kita. Karena dia normal maka dia pun bisa diatasi. Tiga tips diatas bisa menjadi awal untuk berpikir dan bertindak berbeda dari biasanya sehingga kita tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang hanya karena malas mengerjakannya.
dengan memulai sekarang maka akan terwujud selesainya pekerjaan..
dari pada memikirkn kapan selesainya maka akan menjadikn munculnya rasa malas..
2.Ganti “Saya Harus” dengan “Saya Ingin”
dengan kata harus maka kita akan lebih terbebani dengan pekerjaan kita..
mengganti dengan kata ingin akan membuat kita lebih bersemangat mengerjakannya karena memang keinginan kita..
3.Kita Bukan Manusia Sempurna
dengan berpikir bahwa kita bukan manusia semprna akan lebih membuat kita tidak terlalu terbebani untuk menyelesaikan pkerjaan yang harus benar tanpa ada kesalahan yangg justru membuat kita terbebani..
kita bukan manusia sempurna.maka kerjakan pekerjaan kita dan perbaiki jika memang ada kesalahan..
Saya harap tulisan ini berguna. Kemalasan merupakan sesuatu yang normal dalam hidup kita. Karena dia normal maka dia pun bisa diatasi. Tiga tips diatas bisa menjadi awal untuk berpikir dan bertindak berbeda dari biasanya sehingga kita tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang hanya karena malas mengerjakannya.
Senin, 15 November 2010
Motivasi
Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan penggerak atau dorongan terhadap seseorang untuk melakukan suatu kegiatan baik dari dalam diri (intrinsik) maupun dari luar diri (ekstrinsik). Motivasi diperlukan seseorang sebagai kekuatan dan dorongan untuk mencapai suatu tujuan, kesuksesan, dan keberhasilan.
Seberapa besar kuat motivasi yang dimiliki seseorang akan sangat menentukan kualitas perilaku dan sikap yang ditunjukkan dalam kegiatan sehari – harinya, contohnya pada saat ia belajar atau bekerja.
Banyak macam – macam jenis teori motivasi, diantaranya : (1) Teori Kebutuhan Maslow; (2) Dua Faktor Herzberg ‘Instrinsik dan Ekstrinsik; (3) Teori Prestasi dari McClelland; (4) Teori Victor H. Vroom (teori Harapan); (5) Teori Keadilan (Comparison Other); (6) Teori Klasik F.W. Taylor; dan (7) Teori Human Relations.
Teori Prestasi dari McClelland.
Teori ini mengatakan seseorang dianggap mempunyai motivasi prestasi yang tinggi, apabila dia mempunyai keinginan untuk berprestasi lebih baik dari pada yang lain dalam banyak situasi.
Dari McClelland dikenal tentang teori kebutuhan untuk mencapai prestasi atau Need for Acievement (n-ach) yang menyatakan bahwa motivasi berbeda-beda, sesuai dengan kekuatan kebutuhan seseorang akan prestasi.
Kebutuhan akan prestasi merupakan dorongan untuk mengungguli, berprestasi untuk mencapai kesuksesan. Oleh karena itu seseorang akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, yang bersifat realistis, dan akan menimbulkan kamajuan dalam pekerjaannya. Dan seseorang yang telah berprestasi perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut.
Contohnya adalah seorang anak, misal ia sudah berprestasi dalam belajar, maka ia akan mengharapkan hadiah, pengakuan berprestasi dari orangtuanya, sehingga hal ini akan memotivasi dirinya untuk lebih giat belajar dan lebih baik dalam berprestasi.
Contoh lainnya, adalah untuk seorang karyawan, motivasi seperti ini akan memacu dirinya untuk bekerja keras dan meningkatkan produktivitas kerja, sehingga akan berdampak pada pencapaian tujuan dari organisasi tersebut.
Seseorang yang mendapatkan pengakuan berprestasi akan merasa bahwa dirinya dihargai serta akan merasa bangga atas keberhasilan yang telah dicapainya selama ini.
Motivasi seperti ini akan menimbulkan semangat lebih maju dalam bekerja, lebih memacu seseorang menimbulkan ide-ide cemerlang yang bagus bagi kemajuan organisasi tersebut. Apabila yang menjadi tujuannya itu telah tercapai, maka akan menimbulkan kepuasan pribadi atas kerja kerasnya tersebut.
Sekali lagi ditekankan dalam Teori Prestasi dari McClelland ini, umpan balik akan sangat diperlukan karna merupakan suatu ukuran prestasi atau keberhasilan seseorang.
Dirumah, motif berprestasi anak bisa dipengaruhi oleh kondisi ekonomi keluarga, pendidikan dan pekerjaan orang tua, hubungan dengan saudara-saudaranya dan sebagainya. Sementara diluar dibentuk lewat hubungan yang penuh tantangan dengan teman-temannya. Tantangan mengandung konotasi pesaingan, kondisi mana di anggap sebagai stimulant utama n-ach.
Menurut McClelland karakteristik orang yang berprestasi tinggi (high achievers) memiliki tiga ciri umum yaitu :
(1) sebuah preferensi untuk mengerjakan tugas-tugas dengan derajat kesulitan moderat;
(2) menyukai situasi-situasi di mana kinerja mereka timbul karena upaya-upaya mereka sendiri, dan bukan karena faktor-faktor lain, seperti kemujuran misalnya; dan
(3) menginginkan umpan balik tentang keberhasilan dan kegagalan mereka, dibandingkan dengan mereka yang berprestasi rendah.
Jadi kesimpulannya, keuntungan dan kelemahan untuk individu yang menggunakan Teori Prestasi dari McClelland ini adalah :
· Menyelesaikan tugas dengan sebaik mungkin
· Bekerja tidak atas dasar untung-untungan
· Berfikir dan berorientasi ke masa depan denga berusaha mengantisipasi hasil kerjanya secara logis
· Lebih mementingkan prestasi ketimbang upah yang akan diterimanya
· Realistis menilai dirinya
· Tidak boros, konsumtif, melainkan produktif
· Menghargai hadiah yang diterimanya
· Bersemangat, bekerja keras dan penuh vitalitas
· Tidak gampang menyerah dan merasa bersalah kalau tidak berbuat sebaik mungkin
· Tidak cepat lupa diri kalau mendapat pujian atas prestasinya
· Dengan senang hati menerima kritik atas hasil kerjanya dan bersedia menjalankan petunjuk-petunjuk orang lain selama itu sesuai dengan gagasannya
· Lebih senang bekerja pada tugas-tugas yang sukar, cukup menantang untuk berkreasi, bukan yang monoton
· Gembira secara wajar manakala memenangkan persaingan kerja dengan rekan-rekannya
· Selau menjadikan pekerjaannya yang lalu sebagai umpan balik bagi penentuan tindakan lanjutan
· Segan bekerja dalam suasana bersaing (dalam arti positif) dan berusaha meninggalkan rekan-rekannya jauh dibelakang
· Merasa kesal kalau hasil kerjanya jelek apalagi kalau diperlukan orang lain
· Berprinsip bahwa upah yang diterima hendaknya sepadan dengan kualitas dan prestasi kerjanya
Penjelasan mengenai konsep motivasi manusia menurut Abraham Maslow mengacu pada lima kebutuhan pokok yang disusun secara hirarkis. Tata lima tingkatan motivasi secara secara hierarkis ini adalah sbb (jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi tentang motivasi dan management skills,Teori Maslow tentang motivasi secara mutlak menunjukkan perwujudan diri sebagai pemenuhan (pemuasan) kebutuhan yang bercirikan pertumbuhan dan pengembangan individu. Perilaku yang ditimbulkannya dapat dimotivasikan oleh manajer dan diarahkan sebagai subjek-subjek yang berperan. Dorongan yang dirangsang ataupun tidak, harus tumbuh sebagai subjek yang memenuhi kebutuhannya masing-masing yang harus dicapainya dan sekaligus selaku subjek yang mencapai hasil untuk sasaran-sasaran organisasi.
Teori X dan Y , teori yang dikemukakan oleh Douglas McGregor yang menyatakan bahwa dua pandangan yang jelas berbeda mengenai manusia, pada dasarnya satu negative (teori X) yang mengandaikan bahwa kebutuhan order rendah mendominasi individu, dan yang lain positif (teori Y) bahwa kebutuhan order tinggi mendominasi individu.
Seberapa besar kuat motivasi yang dimiliki seseorang akan sangat menentukan kualitas perilaku dan sikap yang ditunjukkan dalam kegiatan sehari – harinya, contohnya pada saat ia belajar atau bekerja.
Banyak macam – macam jenis teori motivasi, diantaranya : (1) Teori Kebutuhan Maslow; (2) Dua Faktor Herzberg ‘Instrinsik dan Ekstrinsik; (3) Teori Prestasi dari McClelland; (4) Teori Victor H. Vroom (teori Harapan); (5) Teori Keadilan (Comparison Other); (6) Teori Klasik F.W. Taylor; dan (7) Teori Human Relations.
Teori Prestasi dari McClelland.
Teori ini mengatakan seseorang dianggap mempunyai motivasi prestasi yang tinggi, apabila dia mempunyai keinginan untuk berprestasi lebih baik dari pada yang lain dalam banyak situasi.
Dari McClelland dikenal tentang teori kebutuhan untuk mencapai prestasi atau Need for Acievement (n-ach) yang menyatakan bahwa motivasi berbeda-beda, sesuai dengan kekuatan kebutuhan seseorang akan prestasi.
Kebutuhan akan prestasi merupakan dorongan untuk mengungguli, berprestasi untuk mencapai kesuksesan. Oleh karena itu seseorang akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, yang bersifat realistis, dan akan menimbulkan kamajuan dalam pekerjaannya. Dan seseorang yang telah berprestasi perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut.
Contohnya adalah seorang anak, misal ia sudah berprestasi dalam belajar, maka ia akan mengharapkan hadiah, pengakuan berprestasi dari orangtuanya, sehingga hal ini akan memotivasi dirinya untuk lebih giat belajar dan lebih baik dalam berprestasi.
Contoh lainnya, adalah untuk seorang karyawan, motivasi seperti ini akan memacu dirinya untuk bekerja keras dan meningkatkan produktivitas kerja, sehingga akan berdampak pada pencapaian tujuan dari organisasi tersebut.
Seseorang yang mendapatkan pengakuan berprestasi akan merasa bahwa dirinya dihargai serta akan merasa bangga atas keberhasilan yang telah dicapainya selama ini.
Motivasi seperti ini akan menimbulkan semangat lebih maju dalam bekerja, lebih memacu seseorang menimbulkan ide-ide cemerlang yang bagus bagi kemajuan organisasi tersebut. Apabila yang menjadi tujuannya itu telah tercapai, maka akan menimbulkan kepuasan pribadi atas kerja kerasnya tersebut.
Sekali lagi ditekankan dalam Teori Prestasi dari McClelland ini, umpan balik akan sangat diperlukan karna merupakan suatu ukuran prestasi atau keberhasilan seseorang.
Dirumah, motif berprestasi anak bisa dipengaruhi oleh kondisi ekonomi keluarga, pendidikan dan pekerjaan orang tua, hubungan dengan saudara-saudaranya dan sebagainya. Sementara diluar dibentuk lewat hubungan yang penuh tantangan dengan teman-temannya. Tantangan mengandung konotasi pesaingan, kondisi mana di anggap sebagai stimulant utama n-ach.
Menurut McClelland karakteristik orang yang berprestasi tinggi (high achievers) memiliki tiga ciri umum yaitu :
(1) sebuah preferensi untuk mengerjakan tugas-tugas dengan derajat kesulitan moderat;
(2) menyukai situasi-situasi di mana kinerja mereka timbul karena upaya-upaya mereka sendiri, dan bukan karena faktor-faktor lain, seperti kemujuran misalnya; dan
(3) menginginkan umpan balik tentang keberhasilan dan kegagalan mereka, dibandingkan dengan mereka yang berprestasi rendah.
Jadi kesimpulannya, keuntungan dan kelemahan untuk individu yang menggunakan Teori Prestasi dari McClelland ini adalah :
· Menyelesaikan tugas dengan sebaik mungkin
· Bekerja tidak atas dasar untung-untungan
· Berfikir dan berorientasi ke masa depan denga berusaha mengantisipasi hasil kerjanya secara logis
· Lebih mementingkan prestasi ketimbang upah yang akan diterimanya
· Realistis menilai dirinya
· Tidak boros, konsumtif, melainkan produktif
· Menghargai hadiah yang diterimanya
· Bersemangat, bekerja keras dan penuh vitalitas
· Tidak gampang menyerah dan merasa bersalah kalau tidak berbuat sebaik mungkin
· Tidak cepat lupa diri kalau mendapat pujian atas prestasinya
· Dengan senang hati menerima kritik atas hasil kerjanya dan bersedia menjalankan petunjuk-petunjuk orang lain selama itu sesuai dengan gagasannya
· Lebih senang bekerja pada tugas-tugas yang sukar, cukup menantang untuk berkreasi, bukan yang monoton
· Gembira secara wajar manakala memenangkan persaingan kerja dengan rekan-rekannya
· Selau menjadikan pekerjaannya yang lalu sebagai umpan balik bagi penentuan tindakan lanjutan
· Segan bekerja dalam suasana bersaing (dalam arti positif) dan berusaha meninggalkan rekan-rekannya jauh dibelakang
· Merasa kesal kalau hasil kerjanya jelek apalagi kalau diperlukan orang lain
· Berprinsip bahwa upah yang diterima hendaknya sepadan dengan kualitas dan prestasi kerjanya
Penjelasan mengenai konsep motivasi manusia menurut Abraham Maslow mengacu pada lima kebutuhan pokok yang disusun secara hirarkis. Tata lima tingkatan motivasi secara secara hierarkis ini adalah sbb (jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi tentang motivasi dan management skills,Teori Maslow tentang motivasi secara mutlak menunjukkan perwujudan diri sebagai pemenuhan (pemuasan) kebutuhan yang bercirikan pertumbuhan dan pengembangan individu. Perilaku yang ditimbulkannya dapat dimotivasikan oleh manajer dan diarahkan sebagai subjek-subjek yang berperan. Dorongan yang dirangsang ataupun tidak, harus tumbuh sebagai subjek yang memenuhi kebutuhannya masing-masing yang harus dicapainya dan sekaligus selaku subjek yang mencapai hasil untuk sasaran-sasaran organisasi.
Teori X dan Y , teori yang dikemukakan oleh Douglas McGregor yang menyatakan bahwa dua pandangan yang jelas berbeda mengenai manusia, pada dasarnya satu negative (teori X) yang mengandaikan bahwa kebutuhan order rendah mendominasi individu, dan yang lain positif (teori Y) bahwa kebutuhan order tinggi mendominasi individu.
Langganan:
Postingan (Atom)